Langkah memberikan rasio pembayaran dividen (payout ratio) yang lebih agresif ini bukan sekadar untuk menyenangkan pemegang saham, tetapi juga menjadi strategi keuangan untuk menjaga struktur permodalan yang efisien.
Dengan membagikan lebih banyak dividen, rasio pengembalian ekuitas atau Return on Equity (ROE) perseroan pun diproyeksikan akan meningkat.
“Jadi selain untuk menghasilkan kondisi permodalan yang optimal, langkah ini juga merupakan upaya kami untuk senantiasa memberikan nilai tambah yang berkelanjutan kepada para pemegang saham. Termasuk juga nanti ROI ikut naik tuh kalau misalnya dividennya lebih besar diberikan, return on equity-nya BRI juga akan lebih tinggi,” pungkas Hery.
Sebagai catatan, pada tahun-tahun sebelumnya BRI dikenal sebagai salah satu emiten perbankan dengan komitmen dividen yang tinggi. Dengan sinyal terbaru ini, para investor dapat menantikan pengumuman resmi terkait nilai nominal dividen per saham yang akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) mendatang.
(Dani Jumadil Akhir)