8 Fakta Polemik Alumni LPDP dari Hina Negara hingga Sanksi Blacklist

Feby Novalius, Jurnalis
Sabtu 28 Februari 2026 07:03 WIB
8 Fakta Polemik Alumni LPDP dari Hina Negara hingga Sanksi Blacklist. (Foto: Okezone.com/LPDP)
Share :

6. Suami Alumni LPDP Viral Akan Kembalikan Dana Beserta Bunga

Purbaya memastikan bahwa pemerintah tidak hanya meminta pengembalian dana pendidikan, tetapi juga mengenakan sanksi denda berupa bunga serta pemblokiran akses (blacklist) di seluruh instansi pemerintahan.

Purbaya mengungkapkan bahwa pihak LPDP telah menjalin komunikasi dengan suami dari alumni tersebut, Arya Iwantoro, terkait penyelesaian kewajiban finansial.

“Pada dasarnya begini, itu hal yang kami sesalkan. Jadi kami akan menegakkan aturan yang ada di LPDP, sehingga yang bersangkutan menyelesaikan tanggung jawabnya ke LPDP. Tadi sudah bicara dengan Dirut LPDP, tadi sudah bicara dengan suami terkait dan sepertinya dia sudah setuju untuk mengembalikan uang yang pakai LPDP. Bunganya dihitung? (tanya ke Dirut LPDP), jadi termasuk bunganya, kalau uang saya taruh di bank ada bunga juga kan,” tegas Purbaya.

7. Sumber Beasiswa LPDP

Purbaya mengingatkan bahwa dana beasiswa LPDP berasal dari pajak rakyat dan sebagian dari pembiayaan negara yang dialokasikan khusus untuk memperkuat kualitas SDM Indonesia. Oleh karena itu, tindakan merendahkan martabat negara oleh penerima beasiswa dianggap sebagai pelanggaran integritas yang serius.

“Saya harapkan ke depan, teman-teman yang dapat pinjaman LPDP, kalau gak senang ya gak senang tapi jangan menghina-hina negara lah, jangan begitu. Itu uang dari pajak dan dari sebagian utang yang kita sisihkan untuk memastikan SDM kita tumbuh,” ujarnya.

8. Sentil Alumni LPDP yang "Alergi" WNI

Purbaya memberikan respons terkait isu viral seorang alumni beasiswa LPDP yang enggan anak-anaknya menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Purbaya menilai skeptisisme terhadap masa depan Indonesia adalah pandangan yang keliru. Ia meyakini bahwa dalam dua dekade mendatang, posisi Indonesia di kancah global akan jauh lebih kuat dan membanggakan.

"Teman-teman mungkin sudah bosan ya kalau kita lihat kondisi global. Tapi enggak apa-apa, ini ada yang bagus nih. Teman-teman ada yang ngeledek, termasuk ada yang kemarin tuh, yang dibilang anaknya jangan warga negara Indonesia," ujarnya.

“Mungkin 20 tahun lagi dia akan nyesel, karena 20 tahun lagi kita akan bagus banget,” imbuhnya.

(Feby Novalius)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya