Tantangan Industri Kripto di Indonesia, Keamanan dan Transparansi Jadi Sorotan

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Selasa 03 Maret 2026 16:00 WIB
Tantangan Industri Kripto di Indonesia, Keamanan dan Transparansi Jadi Sorotan (Foto: Freepik)
Share :

Kripto Masih Jadi Alat Spekulasi

Dari perspektif publik, serta CEO Malaka & Konten Kreator Ferry Irwandi mengungkapkan tantangan yang muncul bukan hanya soal volatilitas pasar, melainkan kualitas pemahaman masyarakat. Narasi yang didominasi hype, spekulasi, dan orientasi jangka pendek berpotensi menghambat proses pendewasaan industri aset digital di Indonesia.

"Tantangan utamanya adalah masyarakat masih menjadikan kripto sekadar alat spekulasi dan mencari sinyal profit instan, mengabaikan inovasi blockchain di baliknya. Karenanya, tugas influencer bukan cuma menjual narasi manis dan probabilitas profit, tapi wajib mengedukasi fundamental dan manajemen risiko di pasar yang volatil ini," katanya.

Hal ini menegaskan kolaborasi antara regulator, pelaku industri, dan figur publik menjadi kunci dalam penguatan ekosistem kripto. Inovasi perlu terus didorong, namun tetap berada dalam koridor tata kelola yang kuat, literasi yang memadai, dan prinsip perlindungan konsumen.

Dengan fondasi tersebut, Indonesia berada pada momentum penting untuk menentukan arah industri kripto yang lebih kredibel dan berdaya saing di tingkat regional. Melalui momentum ini pula, Indodax menegaskan komitmennya untuk memperkuat edukasi publik, meningkatkan standar keamanan dan kepatuhan, serta berperan aktif dalam mendorong industri kripto Indonesia yang lebih matang, inklusif, dan berkelanjutan.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya