JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, menyiagakan Satuan Tugas Ramadhan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 2026 untuk menjaga keandalan dan keamanan penyaluran gas bumi bagi masyarakat selama periode Ramadhan hingga Idul Fitri.
Kesiapan ini mencakup penguatan operasional jaringan distribusi, infrastruktur gas bumi, serta layanan pelanggan di seluruh wilayah operasional PGN Group.
Corporate Secretary PGN Fajriyah Usman menyampaikan bahwa Satgas RAFI 2026 disiapkan sebagai langkah proaktif dalam mengantisipasi peningkatan kebutuhan energi sekaligus memastikan layanan gas bumi tetap optimal.
“Satgas RAFI hadir sebagai komitmen PGN dalam menyalurkan gas bumi, baik gas pipa maupun LNG, kepada seluruh pelanggan secara aman dan andal di seluruh wilayah operasional kami,” ujarnya di Jakarta, Rabu (4/3/2026).
Dalam pelaksanaannya, Satgas RAFI memprioritaskan pengawasan jaringan dan infrastruktur melalui pemantauan real-time, patroli berkala, serta pengawasan tekanan jaringan gas berbasis sistem supervisory control and data acquisition (SCADA).
Monitoring juga dilakukan melalui Integrated Monitoring Center (IMOC) di kantor pusat PGN yang memantau operasional secara terintegrasi di seluruh area layanan.
“Tim Penanganan Gangguan siap disiagakan selama 24 jam guna memastikan setiap potensi gangguan dapat ditangani secara cepat dan terkoordinasi, termasuk melalui penguatan koordinasi lintas unit dan afiliasi Subholding Gas,” tambahnya.
Selama periode RAFI, PGN menyalurkan gas bumi kepada pelanggan rumah tangga, pelanggan kecil, serta sektor komersial dan industri, termasuk lebih dari 9 pembangkit listrik untuk membantu memastikan listrik tetap menyala selama Ramadhan dan Idul Fitri.
Penyaluran tersebut didukung oleh infrastruktur lebih dari 33.400 km jaringan pipa gas, 13 SPBG, 3 MRU, dan 3 terminal LNG yang tersebar di 18 provinsi dan 74 kabupaten/kota.
Untuk memenuhi kebutuhan Bahan Bakar Gas (BBG) bagi sektor transportasi, PGN menyiapkan kapasitas hingga 177.750 liter setara premium (LSP) atau setara 8,2 BBTUD guna memastikan mobilitas masyarakat tetap lancar.
PGN juga menegaskan pentingnya peran pelanggan dalam menjaga keamanan pemanfaatan gas bumi, khususnya bagi pelanggan rumah tangga saat menjelang mudik, dengan melakukan langkah protektif standar sebelum meninggalkan hunian agar perayaan berlangsung aman dan nyaman.
(Dani Jumadil Akhir)