5 Fakta IHSG Merosot 7,89 Persen, Investor Jangan Panik

Feby Novalius, Jurnalis
Minggu 08 Maret 2026 07:02 WIB
Konflik antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran mengguncang pasar saham Indonesia. (Foto: Okezone.com/Arif Julianto)
Share :

4. Investor Jangan Panik

Purbaya menganalogikan dinamika ekonomi nasional seperti pergerakan instrumen di pasar modal yang wajar mengalami fluktuasi. Ia menekankan pentingnya melihat fundamental ekonomi ketimbang bereaksi berlebihan terhadap gejolak jangka pendek yang hanya berlangsung beberapa hari.

Bagi para investor, ia memberikan pesan khusus agar tetap tenang dan jeli melihat peluang di tengah koreksi pasar, asalkan tetap berpegang pada aset yang memiliki fundamental kuat.

"Kalau yang pasar modal, biasa tuh. Naik turun, naik turun. Yang penting Anda tahu fondasi ke depan seperti apa. Kalau bawah banget, it's time to buy. Pasar modal kan jangka panjang. Asal jangan beli saham gorengan aja," kata Purbaya.

5. Strategi Purbaya

Meskipun saat ini pasar sedang bergejolak, Menkeu memastikan pemerintah memiliki instrumen kebijakan yang tepat untuk menetralisir dampak negatif terhadap perekonomian nasional. Ia meyakini siklus ekonomi Indonesia saat ini sangat positif untuk periode beberapa tahun ke depan.

"Kita sudah masuk fase ekspansi sekarang, yang akan berlangsung sampai 2029 atau 2033. Nggak usah takut. Gejolak ke bawah pasti ada. Tapi kita akan neutralize dengan respon kebijakan yang pas," tegas Purbaya.

(Feby Novalius)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya