"Nanti kalau harga minyak dunia naik pun kita akan coba absorb lewat APBN dan kita akan kendalikan semaksimal mungkin," pungkas Purbaya.
Kunjungan ke Tanah Abang ini menjadi sinyal komunikasi pemerintah untuk menenangkan pasar dan pelaku usaha, di hari yang sama saat nilai tukar rupiah sempat menembus angka Rp17.000 per dolar AS dan IHSG terkoreksi tajam.
(Taufik Fajar)