Distribusi LPG turut diantisipasi dengan pengaturan jadwal pengiriman dari depot LPG menuju SPBE. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi potensi keterlambatan distribusi akibat meningkatnya arus kendaraan selama masa mudik Lebaran.
Di sisi pengawasan, Ditjen Migas ESDM akan melakukan pemantauan langsung di lapangan guna memastikan distribusi berjalan lancar dan stok tetap tersedia bagi masyarakat. Pemerintah juga mengoptimalkan layanan pengaduan melalui call center Pertamina 135 dan call center ESDM 136 agar masyarakat dapat melaporkan apabila mengalami kendala dalam memperoleh LPG selama periode Ramadhan dan Idul Fitri.
"Di sisi pengawasan, Ditjen Migas ESDM akan melakukan pemantauan langsung di lapangan untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan stok tetap tersedia," pungkas Erika.
(Feby Novalius)