Menurut informasi yang ia terima dari pihak Amerika, militer AS kini tengah menyiapkan serangan lanjutan yang lebih terarah dengan menggunakan pesawat pembom strategis seperti Boeing B-52 Stratofortress, setelah sebelumnya mengerahkan Northrop B-2 Spirit.
Dengan perkembangan tersebut, Luhut menilai dinamika konflik di kawasan Timur Tengah masih sangat dinamis dan berpotensi terus berubah. "Saya pikir situasinya masih fluktuatif," ujarnya.
(Taufik Fajar)