"Minyak second brand itu sebenarnya minyak mendamping minyak kita. Jadi biar masyarakat punya banyak pilihan, tidak hanya minyak kita yang terjangkau, tapi juga kita ingin ada minyak-minyak lain yang terjangkau oleh masyarakat," sebutnya.
Meski sebagian besar harga stabil, Budi mengakui terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan tipis, seperti cabai rawit dan telur ayam, seiring meningkatnya permintaan menjelang Lebaran.
“Rawit ada naik sedikit, telur juga naik sedikit, tapi tidak terlalu tinggi. Jadi menurut kami karena permintaan juga semakin meningkat, tetapi sebenarnya (yang alami kenaikan) tidak banyak," tambahnya
Sementara untuk harga daging sapi, menurutnya variasi harga dipengaruhi jenis daging yang dijual pedagang.
“Ada yang Rp140.000, Rp150.000 sampai Rp160.000 per kilogram, tergantung jenis dagingnya. Tetapi secara umum masih sesuai harga eceran,” kata Mendag Budi.
(Taufik Fajar)