“Saat ini rata-rata jarak antar-SPKLU sekitar 22 kilometer. Artinya, pengguna kendaraan listrik tidak perlu khawatir kehabisan daya di tengah perjalanan karena infrastruktur pengisian telah tersedia secara luas,” ucap Darmawan.
Sementara itu, khusus di jalur mudik Sumatra, Jawa, dan Bali, PLN menyiapkan 1.681 unit SPKLU di 994 titik lokasi yang tersebar di sepanjang rute perjalanan masyarakat. Dari jumlah tersebut, 284 unit SPKLU berada di 99 lokasi ruas jalan tol, sementara 1.203 unit lainnya tersebar di 777 lokasi jalur non-tol yang juga menjadi jalur utama perjalanan mudik.
Kesiapan infrastruktur tersebut turut didukung oleh lebih dari 5.000 personel siaga yang bertugas memastikan operasional SPKLU berjalan optimal sekaligus memberikan dukungan layanan kepada pengguna kendaraan listrik selama periode mudik.
Sebagai langkah antisipasi tambahan, PLN juga menyiapkan 15 unit SPKLU Mobile yang disiagakan di sejumlah titik exit tol. Fasilitas ini disiapkan untuk membantu pengguna kendaraan listrik yang membutuhkan pengisian daya darurat selama perjalanan.
Untuk meningkatkan kenyamanan pengguna kendaraan listrik, PLN juga menghadirkan dukungan layanan digital guna meningkatkan kenyamanan pengguna kendaraan listrik melalui fitur Electric Vehicle Digital Services (EVDS) yang terintegrasi dalam superapps PLN Mobile.