“Dengan tingginya harga minyak, perlu efisiensi waktu kerja. Ini tidak hanya berlaku untuk ASN, tetapi juga untuk pekerja swasta dan pemerintah daerah,” jelas Airlangga.
Presiden Prabowo menilai efisiensi dari kebijakan ini cukup signifikan, yakni mampu menurunkan penggunaan energi operasional harian hingga 20 persen atau satu per lima dari total pengeluaran biasanya.
“Ini akan menghemat mobilitas dan konsumsi bensin, penghematannya cukup signifikan, sekitar 1/5 dari pengeluaran biasa,” ungkap Airlangga.
(Feby Novalius)