WFH 1 Hari dalam Seminggu Hanya untuk Sektor Non-Pelayanan Publik

Feby Novalius, Jurnalis
Minggu 22 Maret 2026 12:30 WIB
Pemerintah sedang mematangkan rencana pemberlakuan kerja dari rumah (Work From Home / WFH). (foto: okezone.com/Freepik)
Share :

JAKARTA — Pemerintah sedang mematangkan rencana pemberlakuan kerja dari rumah (Work From Home / WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) dan pekerja swasta. Kebijakan ini tidak berlaku untuk seluruh sektor.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan WFH ditargetkan bagi sektor-sektor yang tidak bersentuhan langsung dengan pelayanan publik.

“Ini berlaku untuk ASN dan juga sebagai imbauan bagi swasta, khususnya yang tidak terkait pelayanan publik,” ujar Airlangga, Minggu (22/3/2026).

Hal senada juga ditekankan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, yang menegaskan bahwa tidak semua sektor bisa menerapkan WFH. Pemerintah sedang mengkaji jenis pekerjaan yang tetap harus dilakukan secara luring agar produktivitas tidak menurun.

“WFH kadang-kadang ada hal-hal yang tidak bisa dikerjakan dengan baik jika dilakukan dari rumah. Kalau WFH dipaksakan, hasilnya bisa tidak optimal,” terang Purbaya.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya