Berdasarkan laporan, Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS) mengelola kepemilikan ini melalui Dana Investasi Publik (PIF) Saudi. Sebagian kecil saham juga telah dijual kepada publik, namun pemerintah tetap pemegang saham mayoritas.
Pemilik utama Saudi Aramco adalah Pemerintah Arab Saudi, yang menguasai lebih dari 98% saham perusahaan. Sebagian besar saham dikelola langsung oleh negara dan Public Investment Fund (PIF), sementara sekitar 1,5% hingga 2% saham dilepas ke publik melalui bursa saham Tadawul pada tahun 2019.
Posisi Chief Executive Officer (CEO) Saudi Aramco saat ini dijabat Amin Nasser. Sebelumnya, Saudi Aramco memperingatkan pasar energi global dapat menghadapi dampak besar jika gangguan pengiriman minyak di Selat Hormuz terus berlanjut akibat konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran.
CEO Aramco Amin Nasser mengatakan krisis tersebut menjadi gangguan terbesar bagi industri minyak dan gas di kawasan Timur Tengah.
"Meskipun kami pernah menghadapi gangguan di masa lalu, krisis kali ini adalah yang terbesar yang pernah dihadapi industri minyak dan gas di kawasan ini," katanya dikutip theguardian.
(Dani Jumadil Akhir)