Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk memanfaatkan layanan informasi resmi terkait kondisi pelabuhan dan penyeberangan, melakukan pembelian tiket secara daring, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
PT ASDP Indonesia Ferry sebelumnya memprediksi puncak arus balik di lintasan Jawa–Bali akan terkonsentrasi pada 26–29 Maret 2026, dengan potensi lonjakan volume kendaraan dan penumpang dari Pelabuhan Ketapang menuju Gilimanuk.
(Taufik Fajar)