BGN Sebut Ribuan SPPG Dihentikan Sementara, Belum Daftar SLHS

Tangguh Yudha, Jurnalis
Jum'at 27 Maret 2026 17:29 WIB
Makan Bergizi Gratis (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Badan Gizi Nasional mencatat sebanyak 1.528 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai wilayah Indonesia mengalami penghentian operasional sementara atau suspend karena belum mendaftarkan Sertifikasi Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, mengatakan angka tersebut merupakan akumulasi sejak Januari 2025 hingga Maret 2026. Meski demikian, jumlah SPPG yang disuspend menunjukkan tren penurunan dibandingkan dua pekan sebelumnya.

“Terjadi penurunan dibandingkan dua minggu lalu karena sudah pada mendaftar SLHS,” ujar Nanik sebagaimana dikutip dari keterangan resminya pada Jumat (27/3/3/2026).

Menurut dia, dua minggu sebelumnya jumlah SPPG terdampak lebih tinggi, terutama di Pulau Jawa yang mencapai lebih dari 1.500 unit. Sementara itu, di kawasan Indonesia Timur tercatat 779 SPPG terdampak, sedangkan Indonesia Barat sebanyak 492 unit.

Nanik menjelaskan, langkah penghentian sementara dilakukan sebagai bentuk penegakan aturan terhadap SPPG yang belum memenuhi kewajiban administrasi SLHS. 

Setelah dilakukan suspend, sebagian besar pengelola mulai mengurus sertifikasi tersebut.

 

“Setelah kita suspend, kalau masalahnya karena belum mendaftar SLHS, sekarang sudah banyak yang mendaftar,” katanya.

Dia menegaskan kebijakan ini bertujuan menjaga standar layanan gizi tetap sesuai ketentuan, khususnya dalam aspek higiene dan sanitasi. Pengawasan dilakukan agar pelayanan gizi kepada masyarakat tetap aman serta memenuhi standar kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.

(Taufik Fajar)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya