Diketahui, data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan inflasi beras secara bulanan hingga Februari 2026 berada di level 0,43%. Angka ini lebih rendah dibandingkan puncak inflasi beras tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.
Inflasi beras tertinggi pada 2022 terjadi pada Desember sebesar 2,30%. Sementara pada 2023, inflasi tertinggi terjadi pada September sebesar 5,61%. Adapun pada 2024 dan 2025 masing-masing tercatat sebesar 5,28% pada Februari 2024 dan 1,35% pada Juli 2025.
Secara historis, inflasi beras bulanan tidak pernah melampaui 2% sejak Juni 2024. Hal ini menunjukkan harga beras, mulai dari produsen hingga konsumen, relatif terkendali dalam hampir dua tahun terakhir.
(Feby Novalius)