Ia juga menyoroti langkah kolaboratif pemerintah bersama sejumlah BUMN yang akan membangun hunian subisidi bagi masyarakat yang berlokasi di Jakarta Pusat. Harapannya angka backlog bisa semakin tertekan dengan memasukan masyarakat ke hunian vertikal.
“Intervensi yang dilakukan ini luar biasa karena langsung menyasar wilayah dengan backlog kepemilikan paling tinggi, yaitu Jakarta Pusat,” pungkasnya.
(Taufik Fajar)