8 Jurus Hemat BBM Belum Cukup Jaga APBN, Pemerintah Diminta Siapkan Plan B

Feby Novalius, Jurnalis
Jum'at 03 April 2026 10:05 WIB
Peneliti Ekonomi GREAT Institute Memberikan Masukan Supaya APBN Tidak Tertekan meski Pemerintah Telah Meluncurkan 8 Strategi Transformasi Budaya Kerja Nasional. (Foto: Okezone.com/Great)
Share :

Secara spesifik, pada skenario pertama dan kedua, opsi kebijakan WFH dan efisiensi MBG dapat menjadi pilihan di samping efisiensi anggaran ber-multiplier rendah. Pada skenario pertama, kebijakan WFH selama dua hari dan MBG selama lima hari dapat menghemat anggaran sekitar Rp21,1 triliun.

Ditambah efisiensi anggaran lainnya, total penghematan kumulatif sekitar Rp43,3 triliun dinilai masih dapat menjaga defisit pada rentang bawah.

“Pada skenario kedua, jika opsi kebijakan WFH dilanjutkan dan tidak ada penambahan jumlah penerima MBG sejak Juni 2026, penghematan anggaran ditaksir sekitar Rp35 triliun, dengan efisiensi anggaran lain yang dibutuhkan sebesar Rp68 triliun,” jelas Adrian.

Menurut Adrian, situasinya mulai berubah ketika tekanan masuk ke skenario ketiga. Pada fase itu, instrumen yang bersifat administratif dan efisiensi biasa tidak lagi cukup untuk menutup seluruh rentang defisit.

Pada skenario tiga, opsi menaikkan harga BBM subsidi mulai diperlukan untuk menutup defisit. Kenaikan harga pertalite sebesar Rp1.000 per liter dan solar sebesar Rp500 per liter diproyeksikan memberikan tambahan penghematan bersih sebesar Rp25,5–30,9 triliun. Bersamaan dengan kenaikan harga BBM, pemerintah perlu melakukan penyesuaian kebijakan energi yang disertai kompensasi sosial yang memadai bagi kelompok rentan. Dari sisi efisiensi anggaran, jumlahnya sudah harus mencapai sekitar Rp125–130 triliun untuk menghindari defisit fiskal di atas 3 persen PDB.

“Dari sisi institusi, pemerintah perlu mempersiapkan pembentukan tiga satgas dan rancangan escape clause fiskal,” tutur Adrian.

(Feby Novalius)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya