Sementara itu, Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, mengatakan bahwa proses pembangunan telah dimulai sesuai komitmen sebelumnya. Ia menjelaskan bahwa sejumlah BUMN konstruksi telah diterjunkan untuk mempercepat pembangunan.
“Hari ini sesuai janji kami kemarin, kita mulai proses pembangunan hunian. Ada tim dari Hutama Karya, PP, dan WIKA yang bekerja, dengan sekitar 470 orang diturunkan di lokasi ini. Target penyelesaian kami tanggal 15 Juni 2026, dan hunian bisa segera diserahkan kepada warga yang membutuhkan,” ujar Dony.
Dony menegaskan bahwa hunian yang dibangun merupakan hunian tapak, bukan rumah susun, sehingga lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang direlokasi.
(Feby Novalius)