Proses dialog antara tim ekonomi dan Presiden dilakukan secara bertahap melalui serangkaian rapat koordinasi guna memastikan ketahanan APBN tetap terjaga meskipun harga minyak melonjak.
"Jadi waktu misalnya BPM kemarin, Presiden nanya gini. Gimana dampaknya? Oke Pak, saya hitung dulu. Dia bilang oke kami hitung. Meeting berikutnya kita buat hitungannya. Harga USD80 per barel gimana? Segini. Harga 90? segini. Harga 100? segini," pungkas Purbaya.
(Taufik Fajar)