Kesempatan yang sama, Managing Director (MD) Stakeholders Management & Communications Danantara Indonesia, Rohan Hafas, menambahkan bahwa setidaknya ada 8 perusahaan yang memenangkan proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) atau Waste-to-Energy (WtE). Enam perusahaan berasal dari China, dan dua perusahaan dari Prancis.
Enam perusahaan asal China itu antara lain Chongqing Sanfeng Environment Group Corp., Ltd, Wangneng Environment Co., Ltd, Zhejiang Weiming Environment Protection Co Ltd, SUS Indonesia Holding Limited, China Conch Venture Holding Limited, dan PT Jinjiang Environment Indonesia.
Sementara dua perusahaan lainnya adalah perusahaan asal Prancis, yakni Veolia Environmental Services Asia Pte Ltd, dan perusahaan asal Jepang, Mitsubishi Heavy Industries Environmental and Chemical Engineering.
“Sekitar 50 persen sampah Indonesia masih dibuang ke kali dan jalanan karena perumahan tidak mampu membayar tukang sampah di RT/RW, jadi dibuang begitu saja,” pungkas Rohan.
Iqbal Dwi Purnama
(Feby Novalius)