World Bank Proyeksi Ekonomi RI Tumbuh Hanya 4,7%, Ini Respons Purbaya 

Taufik Fajar, Jurnalis
Jum'at 10 April 2026 07:16 WIB
Menkeu Purbaya (Foto: Okezone)
Share :

"Kalau sebulan harga minyak turun, World Bank pasti akan akan merubah prediksinya. Dia sudah melakukan dosa besar. Dia menimbulkan sentimen negatif ke kita. Nanti saya tunggu permintaan maaf dari mereka ketika harga minyak sudah baik lagi ke level yang normal," ujar dia. 

Untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang digadang-gadang pemerintah, Purbaya bakal memaksimalkan kebijakan ekonomi, terlebih yang bersifat makro, termasuk mengoptimalkan belanja negara.

"Yang penting untuk kami adalah memastikan program-program berjalan dengan baik, sistem keuangan siap untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan iklim investasi yang baik. Saya pikir dengan usaha seperti itu nanti juga pertumbuhan ekonomi akan berbalik lagi," urai Purbaya.

Adapun pertumbuhan di wilayah Asia Timur dan Pasifik (EAP) diprediksi melambat pada tahun ini karena guncangan eksternal merujuk rilis laporan Bank Dunia pada 8 April 2026. 

Dalam laporannya, pertumbuhan regional diperkirakan melambat menjadi 4,2 persen pada dari prediksi awal 5 persen pada tahun 2025.

Pelambatan perekonomian dipicu guncangan energi akibat konflik di Timur Tengah, yang berdampak negatif untuk akses perdagangan, memantik ketidakpastian kebijakan internasional hingga tantangan ekonomi domestik.

Bank Dunia mengingatkan konflik yang berkepanjangan dan semakin intensif dapat semakin memperburuk kondisi ekonomi dan mengurangi pertumbuhan regional. 

Ketahanan ekonomi negara bergantung pada kemampuan fiskal menekan risiko inflasi harga minyak, termasuk biaya impor bahan bakar. 

Baca selengkapnya: Purbaya Sindir World Bank soal Pertumbuhan Ekonomi: Dia Sudah Melakukan Dosa Besar

(Taufik Fajar)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya