Tunjangan transportasi untuk membantu biaya perjalanan dari rumah ke tempat kerja.
Tunjangan makan atau fasilitas makan karena sistem kerja shift.
Tunjangan kesehatan berupa asuransi atau penggantian biaya pengobatan.
Tunjangan Hari Raya (THR) minimal satu bulan gaji sesuai aturan ketenagakerjaan.
Insentif kinerja bagi operator yang mencapai target atau menunjukkan pelayanan baik.
Bonus tahunan jika perusahaan mencapai target keuntungan.
Upah lembur sesuai ketentuan yang berlaku.
Jaminan sosial melalui BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.
Sementara itu, gaji operator SPBU Shell umumnya mengacu pada upah minimum provinsi (UMP) yang berbeda di setiap wilayah.
Besaran gaji tersebut dapat meningkat seiring bertambahnya pengalaman kerja, kinerja individu, serta kebijakan masing-masing SPBU. Selain gaji pokok, operator SPBU Shell juga berpotensi memperoleh pendapatan tambahan berupa tunjangan kesehatan, uang makan, transportasi, dan lembur.
Perbedaan gaji dan tunjangan antara SPBU Pertamina dan Shell dipengaruhi oleh lokasi, kebijakan perusahaan, serta posisi dan lama kerja karyawan. Operator dengan pengalaman lebih lama atau yang memegang tanggung jawab tambahan, seperti supervisor, umumnya menerima gaji lebih tinggi.
Dengan berbagai faktor tersebut, pekerjaan sebagai operator SPBU, baik di Pertamina maupun Shell, tetap menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin memulai karier di sektor ritel energi.
(Feby Novalius)