AI Ubah Dunia Kerja, Menaker Minta Pekerja Segera Beradaptasi

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis
Rabu 15 April 2026 11:51 WIB
Menaker Yassierli mengingatkan pekerja untuk siap menghadapi perubahan teknologi, termasuk perkembangan artificial intelligence. (Foto: Okezone.com/Freepik)
Share :

JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengingatkan pekerja untuk siap menghadapi perubahan teknologi, termasuk perkembangan artificial intelligence (AI), agar tetap mampu meningkatkan daya saing dan relevan di dunia kerja.

Menaker menyampaikan, tingkat penggunaan artificial intelligence (AI) di Indonesia masih berada di bawah rata-rata global. Kondisi ini menjadi sinyal bahwa dunia kerja berubah cepat dan Indonesia tidak boleh terlambat dalam menyiapkan tenaga kerjanya.

"Kuncinya bukan hanya pada teknologinya, tetapi bagaimana kita membekali SDM agar siap. Pekerja harus memiliki kemampuan untuk beradaptasi dan terus berkembang menghadapi perubahan," ujarnya, Rabu (15/4/2026).

Menurutnya, tantangan dunia kerja saat ini tidak lagi sebatas pada perlindungan hak-hak normatif, tetapi juga memastikan pekerja memiliki kompetensi yang memadai agar tetap relevan di tengah perubahan teknologi.

Dalam konteks tersebut, Menaker menilai serikat pekerja perlu mengambil peran yang lebih strategis, tidak hanya hadir saat terjadi persoalan hubungan kerja, tetapi juga aktif menyiapkan pekerja menghadapi perkembangan teknologi, termasuk AI.

Yassierli juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan serikat pekerja dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, peningkatan keterampilan (upskilling) dan pelatihan ulang (reskilling) menjadi langkah krusial agar tenaga kerja Indonesia mampu mengikuti perkembangan teknologi yang sangat cepat, termasuk pemanfaatan artificial intelligence (AI).

Ia menjelaskan bahwa program pelatihan kerja perlu disesuaikan dengan kebutuhan industri masa kini dan masa depan. Kurikulum pelatihan, baik yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta, harus lebih adaptif terhadap perubahan teknologi digital.

Selain itu, Menaker mendorong perusahaan untuk lebih aktif dalam mengembangkan kompetensi karyawannya. Investasi pada pelatihan tenaga kerja dinilai tidak hanya menguntungkan pekerja, tetapi juga meningkatkan produktivitas dan daya saing perusahaan itu sendiri.

(Feby Novalius)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya