Salah satu pengalaman yang paling membekas baginya adalah kedekatan emosional dengan nasabah, yang membuatnya merasa disayangi. Hal ini terlihat ketika para nasabah mengaku kehilangan ketika ia hendak pindah tugas, sekaligus menegaskan pandangannya bahwa peran Mantri BRI sebagai ujung tombak perekonomian mikro sangat penting dalam mengedukasi dan mengarahkan masyarakat agar tujuan keuangan tercapai dan roda ekonomi terus berputar.
“Rasanya senang dan bangga sekali melihat perubahan mereka. Dari nasabah yang mungkin sedikit omzetnya, lama-kelamaan jadi besar omzetnya. Dari yang sedikit asetnya, jadi punya mobil, punya rumah. Kita sebagai Mantri sangat senang sekali melihat keberhasilan seperti itu,” ujar Mala.
Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengungkapkan peran Mantri BRI seperti yang ditunjukkan oleh Mala merupakan bukti nyata bahwa di BRI, perempuan memiliki kapasitas dan kontribusi yang sangat besar dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan.
“Kami sangat mengapresiasi dedikasi yang ditunjukkan oleh para Mantri BRI di lapangan. Kisah ini menegaskan bahwa perempuan tidak hanya mampu beradaptasi, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat. BRI percaya bahwa kesetaraan kesempatan adalah kunci untuk menciptakan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan,” katanya.
(Agustina Wulandari )