Menurut Bahlil, kenaikan harga minyak global sejauh ini masih dalam batas terkendali, yakni sekitar 7 dolar dari asumsi awal. Karena itu, pemerintah masih memiliki ruang fiskal untuk mempertahankan harga BBM subsidi.
"Jadi kita itu baru split 7 dolar, jadi jangan sampai ada yang menganggap bahwa uang kita dapat dari mana, kita ini baru naik 7 dolar sampai dengan sekarang yang saya ngomong ini," pungkasnya.
(Dani Jumadil Akhir)