“Hipmi diharapkan tetap fokus pada tujuan utamanya sebagai organisasi pengusaha, serta menjadi ruang bagi pengusaha muda untuk berkembang,” ujarnya.
Sejumlah pengurus daerah juga menyoroti pentingnya komunikasi antara pengurus pusat dan daerah serta kebutuhan akan program yang berdampak langsung bagi anggota.
Ketua Umum BPD Hipmi Kalimantan Selatan, Putra Qomaludin Attar Nuriqli, menyatakan bahwa pengurus daerah membutuhkan kolaborasi yang mampu membuka peluang usaha secara nyata.
Menurutnya, penguatan konektivitas pusat dan daerah serta dorongan kemitraan usaha menjadi hal penting dalam mendukung pertumbuhan pengusaha muda di berbagai wilayah.
Munas XVIII Hipmi dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026 dan diperkirakan menjadi momentum penting dalam menentukan arah organisasi ke depan.
(Feby Novalius)