Renovasi 152 Rumah Kumuh di Menteng Ditargetkan Rampung 15 Juni 2026

Tangguh Yudha, Jurnalis
Jum'at 24 April 2026 22:17 WIB
Menteri Ara (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Program renovasi 152 unit rumah kumuh di kawasan Menteng Tenggulun, Menteng, Jakarta Pusat ditargetkan rampung pada 15 Juni 2026. Hal tersebut seperti diungkap Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait atau akrab disapa Ara.

Menurutnya, percepatan penyelesaian proyek percontohan bertajuk Kampung Gotong Royong ini menjadi fokus utama agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat. Di mana dalam proyek mencakup juga penataan fasilitas lingkungan seperti jalan, tempat ibadah, jembatan, toilet, hingga area parkir.

"Target selesai renovasi rumah tak layak huni di Menteng Tenggulun ini ditargetkan 15 Juni," tegas Ara saat meninjau langsung lokasi proyek pada Jumat (24/4/2026).

Hingga saat ini, progres pengerjaan telah mencapai 11,89 persen. Dari total 152 rumah, sebanyak 101 unit tengah dalam tahap renovasi, dua unit telah rampung, sementara 49 unit lainnya akan mulai dikerjakan dalam waktu dekat.

Ara menyebutkan proyek ini dijalankan tanpa menggunakan dana APBN, melainkan melalui skema gotong royong berbagai pihak. Sejumlah bank yang tergabung dalam komunitas Ladies Banker turut membina puluhan UMKM setempat, sementara puluhan organisasi arsitek dari Ikatan Arsitek Jakarta terlibat secara sukarela dalam perencanaan dan desain.

 

Meski optimistis target tercapai, Ara mengingatkan pentingnya menjaga kondisi lingkungan pascarenovasi. Ia meminta warga berkomitmen untuk tidak mengembalikan kawasan menjadi kumuh akibat aktivitas yang tidak tertata.

"Yang paling sulit dari ini adalah sesudah ini. Saya sangat yakin lebih sulit sesudah ini daripada membangun dan berinovasi. Karena kita sering hanya bisa membangun, kita hanya sering bisa berinovasi, tapi sesudah itu kita gagal mempertahankan visi yang tadi kita sampaikan," pungkasnya.

(Taufik Fajar)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Finance lainnya