Senada, Presiden Direktur Panorama Media Royanto Handaya menilai perubahan dalam rantai pasok global mendorong pelaku industri untuk berpikir lebih terbuka.
“Perubahan dalam rantai pasok global mendorong pelaku industri untuk lebih adaptif. Akses terhadap jaringan global menjadi penting agar pelaku usaha di Indonesia dapat menjaga stabilitas bisnis di tengah dinamika yang terjadi,” jelasnya.
Kondisi ini sekaligus menunjukkan bahwa industri F&B tidak hanya menghadapi tantangan, tetapi juga peluang untuk tumbuh melalui inovasi produk, efisiensi operasional, serta kolaborasi dengan mitra baru. Dengan strategi yang tepat, pelaku usaha dapat memanfaatkan momentum perubahan ini untuk memperkuat daya saing di pasar domestik maupun internasional.
(Feby Novalius)