Jasa Marga Raup Laba Bersih Rp774,7 Miliar di Kuartal I-2026, Pendapatan Rp5,1 Triliun

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Kamis 30 April 2026 12:01 WIB
Jasa Marga Raup Laba Bersih Rp774,7 Miliar di Kuartal I-2026, Pendapatan Rp5,1 Triliun (Foto: Dirut Jasa Marga)
Share :

Pada Maret, melalui anak usaha PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB), Perseroan menandatangani perjanjian kredit sindikasi senilai Rp17,92 triliun untuk mendukung pembiayaan pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen dengan total nilai investasi mencapai Rp25,61 triliun. Langkah ini menjadi bagian dari strategi Perseroan dalam menjaga keberlanjutan ekspansi sekaligus memperkuat struktur pembiayaan proyek. 

“Pembangunan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada pengelolaan infrastruktur. Jasa Marga terus mengedepankan transformasi  infra as structure menjadi infra as culture yang berfokus pada engagement pengguna jalan tol sebagai pusat layanan, sekaligus memperkuat peran Jasa Marga dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih aman, nyaman, dan berkeselamatan,” tutup Rivan. 

Dari sisi layanan, Perseroan berhasil melayani sekitar 6,9 juta kendaraan selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026. Keberhasilan ini didukung oleh peningkatan kualitas layanan operasional melalui pemeliharaan infrastruktur jalan tol yang optimal, penambahan petugas dan armada, serta pemanfaatan teknologi terintegrasi melalui Jasamarga Tollroad Command Center. 

Perseroan juga terus mengembangkan layanan digital melalui aplikasi Travoy dan Radio Travoy FM, serta meningkatkan fasilitas di Travoy Rest dan rest area di seluruh ruas tol Jasa Marga Group. Selain itu, melalui program Mudik Gratis BUMN 2026, Jasa Marga juga memberangkatkan 30 armada bus dengan total sekitar 1.500 peserta menuju berbagai kota di Pulau Jawa, sebagai bentuk kontribusi nyata Perseroan dalam mendukung kelancaran mobilitas nasional sekaligus memberikan manfaat sosial selama periode Lebaran. 

Jasa Marga optimistis kinerja Perseroan sepanjang tahun 2026 akan semakin kuat melalui implementasi berbagai inisiatif strategis yang berfokus pada pertumbuhan berkelanjutan dan penguatan fundamental keuangan. Upaya peningkatan pendapatan dan EBITDA akan terus diakselerasi melalui optimalisasi alokasi anggaran, pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM), serta penyesuaian tarif tol secara terukur. 

Didukung oleh struktur keuangan yang semakin sehat, beban keuangan yang lebih terkendali, serta kinerja operasional yang solid, Perseroan meyakini dapat terus mempertahankan posisi sebagai pemimpin di industri jalan tol nasional, sekaligus menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan. 

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya