Sementara itu, pada segmen pembiayaan, JACCS MPMFinance Indonesia mencatat penurunan pendapatan sebesar 43% YoY sejalan dengan strategi perseroan yang lebih selektif dan berfokus pada kualitas aset.
Langkah ini diikuti dengan penurunan beban operasional sebesar 40% YoY menjadi Rp160 miliar, serta penurunan beban provisi dan biaya terkait aset, sehingga rugi bersih berhasil ditekan 23% YoY menjadi Rp38 miliar.
“Kami optimistis MPMX dapat terus menjaga ketahanan kinerja secara berkelanjutan,” ujar Beatrice Kartika.
(Feby Novalius)