Rupiah Tembus Rp17.400 per USD, Bank Indonesia Siaga di Pasar

Anggie Ariesta, Jurnalis
Selasa 05 Mei 2026 12:21 WIB
BI bersiaga di pasar untuk memastikan mekanisme pasar berjalan optimal serta menjaga stabilitas nilai tukar rupiah agar tetap sesuai dengan nilai fundamentalnya. (Foto: Okezone.com)
Share :

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) bersiaga di pasar untuk memastikan mekanisme pasar berjalan optimal serta menjaga stabilitas nilai tukar rupiah agar tetap sesuai dengan nilai fundamentalnya. Langkah ini diambil merespons dinamika nilai tukar yang terus tertekan oleh kondisi global.

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset BI, Erwin Gunawan Hutapea, menjelaskan pelemahan rupiah yang terjadi sejak awal konflik di Timur Tengah masih sejalan dengan tren mayoritas mata uang negara berkembang (emerging markets).

Untuk meredam gejolak tersebut, Bank Indonesia akan memaksimalkan berbagai instrumen moneter, baik di pasar domestik maupun luar negeri (offshore).

“Bank Indonesia akan terus mengoptimalkan intervensi di pasar valuta asing melalui transaksi non-deliverable forward (NDF) di pasar offshore, transaksi spot dan domestic non-deliverable forward (DNDF) di pasar domestik, serta pembelian SBN di pasar sekunder,” ujar Erwin dalam keterangan resminya, Selasa (5/5/2026).

Berdasarkan data BI, pelemahan sejumlah mata uang terhadap dolar AS antara lain Peso Filipina melemah 6,58 persen, Baht Thailand melemah 5,04 persen, Rupee India melemah 4,32 persen, Peso Cile melemah 4,24 persen, rupiah melemah 3,65 persen, dan Won Korea melemah 2,29 persen.

Intervensi tersebut dilakukan secara konsisten sebagai upaya menjaga rupiah dari tekanan global yang masih berlanjut.

Erwin menegaskan bahwa Bank Indonesia berkomitmen penuh untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan secara terukur demi menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya