“Karena itu, peran kontraktor menjadi semakin penting dalam menjaga produktivitas dan efisiensi operasional," paparnya.
Gahari menyebut prospek industri tetap kuat. Produksi nikel global diperkirakan mencapai 5 juta metrik ton pada 2035. Pertumbuhan tahunan rata-rata diproyeksikan sekitar 8 persen.
Indonesia juga memimpin hilirisasi nikel. Pangsa pengolahan global mencapai 45 persen. Kondisi ini mendorong kebutuhan mitra kontraktor tambang.
(Taufik Fajar)