Rupiah Hari Ini Ditutup Naik ke Rp17.387 per Dolar AS

Anggie Ariesta, Jurnalis
Rabu 06 Mei 2026 15:53 WIB
Rupiah Hari Ini (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS akhirnya ditutup naik 36 poin atau sekitar 0,21 persen ke level Rp17.387 per dolar AS pada akhir perdagangan Rabu (6/5/2026).

Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa sentimen datang dari global yaitu pasar merespon positif terhadap pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengindikasikan kemungkinan kesepakatan damai dapat tercapai untuk mengakhiri perang dengan Iran. Walaupun belum ada reaksi langsung dari Teheran, di mana saat itu masih sangat pagi pada hari Rabu.

“Pada hari Selasa, Trump secara tak terduga mengatakan ia akan menghentikan sementara operasi untuk membantu mengawal kapal melalui Selat Hormuz, dengan alasan kemajuan menuju kesepakatan komprehensif dengan Iran, tanpa memberikan rincian tentang kesepakatan tersebut,” tulis Ibrahim dalam risetnya.

Namun demikian, Trump mengatakan Angkatan Laut AS akan melanjutkan blokade pelabuhan Iran. Selat Hormuz, yang biasanya membawa kargo setara dengan sekitar seperlima pasokan minyak dan gas alam dunia, telah paling terputus sejak perang AS-Israel melawan Iran dimulai pada 28 Februari.

"Kami telah sepakat bersama bahwa, sementara Blokade akan tetap berlaku sepenuhnya, Proyek Kebebasan... akan dihentikan sementara untuk jangka waktu singkat untuk melihat apakah Perjanjian dapat diselesaikan dan ditandatangani," tulis Trump di media sosial.

Pengumuman Trump datang hanya beberapa jam setelah Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio memberi pengarahan kepada wartawan tentang upaya yang diumumkan pada hari Minggu, untuk mengawal kapal tanker yang terdampar melalui selat tersebut. 

Pada hari Senin, militer AS mengatakan telah menghancurkan beberapa kapal kecil Iran, serta rudal jelajah dan drone, saat memandu dua kapal keluar dari Teluk melalui selat tersebut.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya