Ketergantungan energi tidak hanya soal pasokan, ia menentukan siapa yang benar-benar memegang kendali. Komisaris Utama MIND ID Fuad Bawazier menilai proyek ini memberikan manfaat luas bagi negara, baik yang bersifat langsung maupun tidak langsung. Menurutnya, tidak semua nilai strategis proyek dapat tercermin dalam laporan keuangan korporasi, namun dampaknya sangat besar terhadap kemandirian energi nasional.
“Keuntungan bagi negara jauh melampaui angka-angka dalam pembukuan. Ini menyangkut masa depan kedaulatan energi kita,” kata Fuad.
Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin menambahkan bahwa proyek hilirisasi batu bara menjadi DME merupakan bagian dari strategi besar untuk mendorong industrialisasi berbasis sumber daya alam.
“MIND ID akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh anggota grup dan mitra strategis agar proyek ini berjalan optimal, berkelanjutan, dan memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan energi nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama PTBA Arsal Ismail menegaskan bahwa proyek ini bukan sekadar pengembangan industri, tetapi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjawab tantangan energi nasional.
“Ini adalah langkah konkret untuk memperkuat kedaulatan energi, meningkatkan nilai tambah sumber daya alam, dan menciptakan lapangan kerja berkelanjutan,” jelasnya.
Direktur Hilirisasi dan Diversifikasi Produk PTBA Turino Yulianto menyebut pengembangan DME sebagai bagian dari transformasi bisnis perusahaan sekaligus kontribusi terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN). Selain mengurangi impor LPG dan menghemat devisa, proyek ini juga diproyeksikan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperkuat industri pendukung, serta membuka peluang kerja baru.
Dengan dukungan pemerintah dan kolaborasi lintas sektor, hilirisasi batu bara menjadi DME diharapkan menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan swasembada energi nasional.
Lebih dari itu, proyek ini menandai perubahan arah pembangunan energi Indonesia, dari ketergantungan menuju kemandirian, dari ekspor bahan mentah menuju industrialisasi bernilai tambah. Dari Tanjung Enim, langkah itu kini dimulai.