Transaksi Digital Makin Mudah, Mahasiswa Harus Cermat Kelola Uang

Mei Sada Sirait, Jurnalis
Kamis 07 Mei 2026 18:38 WIB
MoneyFestasi dalam acara iNEWS Media Group Campus Connect yang digelar di Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED), Purwokerto. (Foto: Okezone.com/IMG)
Share :

JAKARTA – Gaya hidup mahasiswa di era digital saat ini semakin erat dengan penggunaan layanan transaksi digital untuk berbagai kebutuhan, mulai dari membayar makanan, transportasi, hingga kebutuhan harian yang dapat dilakukan melalui ponsel. Namun, di balik kemudahan tersebut, literasi keuangan dinilai menjadi hal penting yang tidak boleh diabaikan.

Hal ini ditekankan melalui program MoneyFestasi yang berkolaborasi dengan Fintech Academy by OVO (PT Visionet Internasional) dalam acara iNEWS Media Group Campus Connect yang digelar di Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED), Purwokerto, Rabu (7/5/2026). Head of Payment & Digibank OVO, Burhan Kurniawan, menegaskan bahwa edukasi finansial menjadi kunci agar generasi muda mampu mengelola keuangan secara bijak di tengah kemudahan transaksi digital yang serba cepat.

“Fintech itu memudahkan, tapi tetap harus diimbangi dengan pemahaman. Jangan sampai karena semuanya serba cepat, kita jadi tidak sadar pengeluaran,” ujarnya.

Burhan mencontohkan layanan keuangan digital yang berkembang pesat belakangan ini dan semakin dekat dengan keseharian mahasiswa, mulai dari transaksi pembayaran menggunakan QRIS hingga penggunaan e-wallet untuk berbagai kebutuhan sehari-hari.

Bahkan, kini layanan digital tidak hanya digunakan untuk pembayaran, tetapi juga dapat membantu masyarakat membangun kebiasaan finansial yang lebih sehat, seperti menabung. Salah satunya melalui OVO Nabung by Superbank, berupa rek-wallet (rekening e-wallet) yang menggabungkan kenyamanan e-wallet dengan manfaat tabungan digital, termasuk bunga hingga 5% per tahun yang dapat diakses langsung melalui aplikasi OVO. Melalui fitur ini, pengguna dapat lebih mudah menyisihkan uang sejak awal sekaligus tetap fleksibel digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Karena itu, OVO terus mendorong mahasiswa untuk mulai memahami konsep dasar pengelolaan keuangan pribadi, di antaranya mengatur anggaran, mengontrol pengeluaran, hingga membangun kebiasaan finansial yang sehat. Burhan juga menyoroti pentingnya perencanaan dalam penggunaan e-wallet, termasuk kebiasaan top up yang sering dilakukan tanpa perhitungan.

“Lebih baik direncanakan. Misalnya top up untuk kebutuhan beberapa hari ke depan, jadi lebih terkontrol,” jelasnya.

Ia menilai literasi keuangan seperti ini justru sering tidak didapatkan di bangku kuliah, padahal dampaknya sangat besar terhadap kehidupan sehari-hari. Program MoneyFestasi x Fintech Academy by OVO sendiri dirancang sebagai ruang belajar interaktif bagi mahasiswa untuk memahami penggunaan layanan keuangan digital secara aman dan bertanggung jawab.

Tak hanya soal kemudahan transaksi, sesi ini juga membahas pentingnya keamanan digital, seperti tidak membagikan OTP dan PIN kepada siapa pun, serta selalu waspada terhadap berbagai modus penipuan digital.

OVO berharap mahasiswa tidak hanya menjadi pengguna aktif fintech, tetapi juga memiliki kesadaran finansial yang kuat. Sebab, di era digital, kemampuan mengelola uang bukan lagi sekadar kebutuhan, tetapi juga keterampilan penting untuk masa depan

(Feby Novalius)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya