Digitalisasi Rumah Bibit Biomassa Perkuat Cofiring dan Ekonomi Desa

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Jum'at 08 Mei 2026 18:01 WIB
Digitalisasi Rumah Bibit Biomassa Perkuat Cofiring dan Ekonomi Desa (Foto: PLN)
Share :

Panewu Kapanewon Ponjong Asih Tri Wahyuni mengatakan program tersebut dinilai relevan dengan kondisi lahan di wilayah Gunungkidul yang didominasi kawasan kering dan lahan kritis dan membutuhkan inovasi dalam pengelolaan pertanian.

“Pendampingannya tidak hanya berhenti pada program, tetapi juga sampai masyarakat mampu mandiri mengelola rumah bibit,” ujarnya.

Dia menyebut manfaat program mulai dirasakan masyarakat. Selain untuk tanaman energi, daun indigofera juga mulai dimanfaatkan warga sebagai bahan pewarna alami untuk eco print.

Sementara itu, Manager PLN UP3 Jogja dan Wonosari Agung Pratomo menilai pengembangan biomassa berbasis masyarakat menjadi model kolaborasi yang dapat menjaga keberlanjutan energi nasional.

“Tanaman energi ini nantinya digunakan sebagai campuran bahan bakar batubara di PLTU melalui cofiring. Jadi masyarakat ikut berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan energi,” ujarnya.

Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Tani Mulya Kalurahan Gombang, Satiman, menyampaikan bahwa program ini memberikan dampak nyata bagi kelompok tani.

“Dengan adanya sistem listrik dan digital ini, pengelolaan rumah bibit menjadi jauh lebih mudah dan efisien. Kami juga lebih yakin dalam menghasilkan bibit yang berkualitas, sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan bagi anggota kelompok,” ujar Satiman.

PLN EPI mencatat program Electrifying Agriculture Rumah Bibit Gombang memiliki kapasitas dukungan hingga 25.000 bibit tanaman multifungsi dan biomassa. Selain mendukung cofiring, program juga diarahkan untuk penghijauan dan penguatan ekonomi kelompok tani lokal.

Sebagai bagian dari komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG), program ini tidak hanya berfokus pada aspek lingkungan melalui pengurangan emisi (environmental), tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat (social) serta penguatan tata kelola berbasis teknologi dan SOP yang terstruktur (governance).

Melalui pendekatan tersebut, PLN EPI mendorong terciptanya ekosistem energi berbasis masyarakat yang mandiri, berkelanjutan, dan memberikan nilai tambah ekonomi sekaligus lingkungan. Dari desa, PLN EPI menumbuhkan energi masa depan, menguatkan ekonomi, menjaga lingkungan, dan memastikan keberlanjutan energi nasional.


 

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya