"Sebagai pemegang kemudi perekonomian Indonesia, OJK perlu jeli melihat arah angin dan lincah dalam mengambil keputusan. Mendukung program prioritas pemerintah itu penting, tetapi membenahi tata kelola dan manajemen risiko tidak boleh ditawar-tawar," kata Luhut.
"Saya sampaikan agar mereka tidak perlu khawatir selama bekerja dengan benar, jujur, dan patuh pada aturan. Karena membangun kepercayaan terhadap perekonomian bangsa bukan hanya tugas satu pihak saja, melainkan tanggung jawab kita bersama," pungkasnya.
(Taufik Fajar)