JAKARTA - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) memutuskan tidak membagikan dividen untuk tahun buku 2026. Keputusan tersebut diambil setelah mendapatkan persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 di Jakarta.
Direktur & Chief Financial Officer XLSMART, Antony Susilo, menjelaskan absennya perseroan dalam pembagian dividen tahun ini lantaran perusahaan masih mencatatkan kerugian pada tahun buku 2025.
XLSMART mencatatkan kerugian sebesar Rp4,4 triliun pada tahun buku 2025. Kerugian tersebut lebih besar dibandingkan pada sembilan bulan pertama 2025, yaitu sekitar Rp2,6 triliun.
"Kita tahu bahwa di peraturan perundang-undangan itu, kalau perusahaan mengalami kerugian maka perusahaan tersebut tidak boleh memberikan dividen. Nah, di tahun 2025, XLSMART di pembukuannya mencatatkan kerugian, makanya tahun 2026 ini kita tidak bisa memberikan dividen," ujarnya dalam konferensi pers RUPST EXCL di Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Antony menambahkan, beban kerugian perseroan yang dibukukan pada tahun 2025 tidak lepas dari proses merger yang sebelumnya telah dilakukan. Sebab, ada proses integrasi dan pembukuan biaya depresiasi pascamerger.