Bahlil Buka 118 Blok Migas, Kejar Produksi 1 Juta Barrel

Rohman Wibowo, Jurnalis
Kamis 21 Mei 2026 19:12 WIB
Menteri ESDM Bahlil (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Pemerintah telah membuka tender 118 blok migas baru di tengah tingginya kebutuhan impor energi nasional dan target peningkatan lifting minyak Indonesia hingga 1 juta barrel per hari pada 2029-2030. 

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan hal itu dilakukan untuk mempercepat eksplorasi dan meningkatkan produksi migas nasional di tengah kondisi geopolitik global yang belum menentu

"Ini saya buka secara umum, siapa saja boleh (ikut). Tidak perlu nego-nego di belakang meja. Yang penting kalian punya teknologi, kalian punya uang, kalian punya keseriusan. Silahkan mengelola hasil yang ada untuk kebaikan rakyat bangsa dan negara," ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam keterangan resmi, Kamis (21/5/2026).

Bahlil mendorong para pengusaha migas di daerah dapat menggarap porsi kesempatan proyek yang sama sebagai kontraktor di wilayahnya, selama memiliki kompetensi dan kemampuan di bidang migas. 

"Agar pengusaha-pengusaha daerah itu harus dikolaborasikan, jangan semua kontraktor orang Jakarta semua. Jadikanlah orang daerah itu menjadi tuan di negerinya sendiri selama (mereka) profesional," ujarnya.

Bahlil juga menekankan vitalnya kolaborasi antara Kementerian ESDM, SKK Migas, dan para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) agar seluruh kesepakatan dapat dijalankan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku, sehingga proyek bisa selesai tepat waktu dan mendukung peningkatan produksi migas nasional.

"Saya minta jangan lagi diperlambat investor di KKKS. Di hulu migas ini resikonya besar, jangan dipersulit, harus dipermudah. Tapi kalau pengusahanya sudah kita bantu, sudah sesuai aturan, tapi dia dalam implementasinya masih aneh-aneh, artinya perlu diluruskan," kata dia.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya