Purbaya mengatakan dua sapi tersebut dihibahkan di dua tempat, yakni disalurkan melalui Direktorat Jenderal Pajak dan satu sapi lagi disembelih di kawasan rumahnya di Ciganjur, Jakarta Selatan.
Ia mengaku telah menyisihkan sebagian uang penghasilannya, termasuk dana persiapan untuk kebutuhan berangkat haji. Belakangan, Purbaya batal berangkat ke Makkah karena alasan teknis.
"Dana pribadi. Yang di rumah juga dana pribadi. Kan lumayan tuh ada bonus. Jadi dipakai di sini. Terus kan nggak jadi haji," ujarnya.
Adapun sapi yang dikurbankan Purbaya berjenis simental cross, yakni ras sapi hasil kawin silang antara sapi simental dengan jenis sapi lokal. Sapi milik Purbaya yang siap dikurbankan memiliki bobot 868 kilogram.
Purbaya bersama istri dan dua anaknya menunaikan Salat Idul Adha di Masjid Salahuddin, kompleks DJP. Ia datang dengan pakaian koko putih, celana hitam, serta peci hitam.
(Feby Novalius)