Strategi BI Jaga Rupiah Bak Tim Sepak Bola di Liga Dunia

Anggie Ariesta, Jurnalis
Jum'at 05 Juni 2026 13:26 WIB
Bank Indonesia (BI) mengibaratkan upaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah seperti pertandingan sepak bola. (Foto: Okezone.com)
Share :

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengibaratkan upaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah seperti pertandingan sepak bola di liga dunia yang membutuhkan kerja keras, strategi matang, serta amunisi yang lengkap. Stabilitas mata uang nasional bukan merupakan target yang dapat dicapai melalui pergerakan individu, melainkan hasil dari kolaborasi lintas sektor yang solid.

"Ini bukan permainan individu. Untuk memenangkannya dibutuhkan kombinasi strategi: moneter, fiskal, dan kepercayaan publik yang bergerak dalam satu arah," tulis Bank Indonesia dalam keterangan resminya, dikutip Jumat (5/6/2026).

Dalam ekosistem ini, masyarakat dan pelaku pasar memegang peran krusial sebagai support system. BI menekankan bahwa keyakinan publik memiliki dampak langsung terhadap performa ekonomi di lapangan. Sorakan optimistis akan menguatkan tim, sedangkan keraguan justru dapat melemahkan permainan.

Sebagai motor penggerak stabilitas makroekonomi, Bank Indonesia memaksimalkan seluruh instrumen moneter yang dimilikinya melalui tujuh langkah. Pertama, memperkuat intervensi secara berkelanjutan di pasar valas domestik maupun luar negeri melalui transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF), serta transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pusat-pusat keuangan global.

Kedua, menaikkan suku bunga SRBI dalam beberapa bulan terakhir untuk menarik kembali aliran modal asing (portfolio inflow) dan mendukung kecukupan pasokan valas.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya