Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan hasil pembahasan dalam rapat tersebut. Ia mengatakan Presiden Prabowo memberikan arahan khusus terkait penyampaian perkembangan investasi kepada masyarakat.
"Presiden juga memerintahkan Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani agar data positif tersebut disampaikan kepada publik secara terbuka pada Senin (15/6/2026) di Istana Merdeka," ujar Teddy dalam unggahannya di akun Instagram @sekretariat.kabinet.
Pemerintah menilai keterbukaan informasi penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap kondisi perekonomian nasional. Penyampaian data investasi secara langsung juga diharapkan dapat memberikan gambaran menyeluruh mengenai prospek ekonomi Indonesia di tengah dinamika global.
"Hal tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menghadirkan informasi yang utuh dan berbasis fakta kepada masyarakat," pungkasnya.
(Feby Novalius)