Di Hadapan Investor Korea, Purbaya Janji Bereskan Hambatan Investasi

Anggie Ariesta, Jurnalis
Sabtu 27 Juni 2026 14:14 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan mengoptimalkan Satuan Tugas (Satgas) Debottlenecking. (Foto ;Okezone.com/IMG)
Share :

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan mengoptimalkan Satuan Tugas (Satgas) Debottlenecking untuk mengurai dan menyelesaikan berbagai sumbatan regulasi maupun operasional yang selama ini menghambat realisasi investasi. Hal ini disampaikan Purbaya di hadapan jajaran investor dan pimpinan korporasi asal Korea Selatan yang bernaung di bawah KOCHAM Indonesia (Korean Chamber of Commerce and Industry in Indonesia).

"Kami memperkuat koordinasi lintas instansi pemerintah untuk menyelesaikan berbagai persoalan regulasi dan operasional yang dapat memengaruhi pelaksanaan proyek investasi," ujar Purbaya dalam paparannya di hadapan KOCHAM Indonesia, Jumat (26/6/2026).

Purbaya memaparkan bahwa pintu pengaduan Satgas Debottlenecking terbuka bagi seluruh pelaku usaha tanpa terkecuali. Ia menyayangkan jika masih ada investor yang memilih memendam kendala operasionalnya ketimbang memanfaatkan jalur mediasi resmi yang telah disediakan pemerintah.

"Pada dasarnya setiap pelaku usaha dapat melaporkan masalahnya kepada Satgas Debottlenecking. Mekanisme ini terbuka untuk semua pihak. Jika masih ada hambatan dan belum dilaporkan kepada satgas, maka kesempatan penyelesaiannya belum dimanfaatkan secara optimal," kata Menkeu.

Untuk memastikan efektivitas dan kecepatan penanganan di lapangan, Satgas Debottlenecking dilaporkan rutin menggelar rapat koordinasi teknis setiap pekan. Purbaya mengungkapkan bahwa perkembangan penanganan dan hasil keputusan satgas berada di bawah pengawasan langsung Presiden Prabowo Subianto.

"Setiap pekan kami melakukan pembahasan dan penanganan berbagai persoalan yang dilaporkan investor. Permasalahan yang masuk akan kami selesaikan secepat mungkin," tutur Purbaya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya