Setelah 72 Bulan Surplus, Neraca Dagang RI Akhirnya Defisit USD1,61 Miliar

Anggie Ariesta, Jurnalis
Rabu 01 Juli 2026 12:47 WIB
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia akhirnya mengalami defisit pada Mei 2026 sebesar USD1,61 miliar. (Foto: Okezone,com/Freepik)
Share :

Sektor bahan baku/penolong menjadi penyumbang terbesar dengan nilai USD79,40 miliar (naik 14,41 persen), diikuti barang modal sebesar USD22,12 miliar (naik 17,53 persen), serta barang konsumsi sebesar USD9,81 miliar (naik 17,05 persen).

Tiongkok menjadi negara asal impor nonmigas terbesar dengan nilai USD39,27 miliar atau 41,83 persen dari total impor.

Posisi berikutnya ditempati Jepang dengan nilai USD5,17 miliar (5,51 persen) dan Australia sebesar USD5,02 miliar (5,35 persen).

(Feby Novalius)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya