"Ini bukan keputusan yang mudah, dan kami fokus untuk memberikan dukungan kepada rekan-rekan kami yang terdampak selama masa transisi ini," lanjutnya.
Di sisi lain, TikTok menegaskan komitmennya untuk terus berinvestasi dalam pengembangan Tokopedia. Perusahaan juga menyatakan akan terus memberdayakan pelaku usaha lokal melalui penguatan ekosistem e-commerce di Indonesia.
"Kami akan terus berinvestasi untuk menjadikan Tokopedia sebagai platform yang lebih baik bagi pengguna dan penjual kami, serta terus memberdayakan pelaku usaha lokal dalam membangun ekosistem e-commerce yang berkelanjutan di Indonesia.” kata Juru Bicara TikTok.
Meski telah mengonfirmasi adanya restrukturisasi, TikTok belum menjelaskan divisi mana yang terdampak maupun jumlah karyawan yang terkena PHK. Perusahaan juga belum mengonfirmasi informasi yang beredar di media sosial terkait besaran jumlah pegawai yang terdampak dalam proses tersebut.
(Taufik Fajar)