Investasi Rp1.010,6 Triliun Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja

Rohman Wibowo, Jurnalis
Kamis 16 Juli 2026 16:08 WIB
Investasi Rp1.010,6 Triliun Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja (Foto: Ilustasi OIKN)
Share :

Rosan memaparkan bahwa posisi lima besar investor di Indonesia selama semester pertama masih didominasi oleh negara-negara Asia. Singapura mencatatkan nilai investasi sebesar kurang lebih 8,8 miliar dolar AS, disusul Hong Kong sebesar 7,8 miliar dolar AS, Tiongkok 3,9 miliar dolar AS, Jepang 1,9 miliar dolar AS, dan Amerika Serikat senilai 1,7 miliar dolar AS. 

Beralih ke sektor hilirisasi, kontribusi penanaman modal rill di sektor ini tercatat menyumbang hampir 30 persen atau setara 29,7 persen dari total investasi nasional sepanjang paruh pertama tahun ini.

Angka ini mencatatkan pertumbuhan tahunan sebesar 6,9 persen, lompatan yang cukup tajam dibanding kontribusi hilirisasi pada tahun 2023 yang baru berkisar 24-25 persen.

Adapun pilar hilirisasi masih didominasi oleh komoditas mineral yang menyerap dana Rp206,5 triliun, diikuti sektor perkebunan dan kehutanan senilai Rp54,4 triliun, minyak dan gas bumi Rp35,4 triliun, serta sektor perikanan dan kelautan yang menyumbang Rp3,8 triliun. 

Rosan menekankan juga soal penyebaran investasi pengolahan bahan baku menunjukkan tren desentralisasi. Melalui dominasi yang terpusat di berbagai daerah penopang, industri hilirisasi dinilai menggerakkan pertumbuhan ekonomi regional secara merata.

"Tapi memang kalau kita lihat sedikit, investasi di bidang hilirisasi ini didominasi justru memang di luar Jawa," kata Rosan.

Secara detail ihwal realisasi hilirisasi di luar Jawa tercatat mendominasi hingga mencapai 75,7 persen atau senilai Rp227,3 triliun. Untuk pilar hilirisasi domestik menyerap modal sebesar Rp87,3 triliun, sementara PMA di sektor hilirisasi mencatatkan angka yang jauh lebih tinggi sebesar Rp212,8 triliun. Wilayah-wilayah seperti Maluku Utara, Sulawesi, dan Nusa Tenggara Barat (NTB) tercatat menjadi pusat-pusat baru bagi berjalannya hilirisasi berskala masif tersebut.


 

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya