Purbaya juga mengatakan belum ada keputusan mengenai isu pengurangan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, ia baru akan membahas hal tersebut bersama pimpinan baru Badan Gizi Nasional (BGN) pada pekan depan.
"Belum. Saya nanti ketemu ketua MBG yang baru mungkin minggu depan. Saya lihat seperti apa. Tadinya mau ketemunya minggu ini, tapi kan ganti, biar mereka konsolidasi dulu. Saya hadap mereka atau sebaliknya, kita lihat seperti apa," ucapnya.
Menanggapi isu yang viral mengenai anggaran pengadaan kipas angin untuk koperasi, Purbaya mengaku belum mengetahui informasi tersebut dan akan mengeceknya lebih lanjut.
"Saya enggak tahu, nanti saya cek. Koperasi kan tanggung jawabnya si Agrinas. Kita hanya bayar cicilan saja. Manajemen dan segala macam di sana," katanya.
Saat ditanya mengenai cicilan yang dimaksud, Purbaya menjelaskan bahwa yang dibayarkan pemerintah merupakan cicilan utang ke bank setiap tahun. "Bukan, cicilan utang ke bank setiap tahun," ujarnya.
Sementara itu, terkait pendanaan Universitas Republik Indonesia (URI), Purbaya juga belum memberikan penjelasan rinci.
"URI nanti sebagian dari dana itu, saya enggak tahu, akan cek lagi. Kalau enggak salah ada hubungan dengan Kementerian Dikti Saintek," katanya.
Adapun saat ditanya mengenai agenda rapat, Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra menjawab singkat, "Bahas koperasi."
Senada, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan juga menyebut agenda rapat berkaitan dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).
(Taufik Fajar)