"Fokusnya pada penataan keuangan yang efektif dan efisien, termasuk meninjau secara menyeluruh struktur pendapatan, komponen biaya, serta penerapan model bisnis berkelanjutan melalui pelibatan intercompany demi menurunkan utang," jelas Dony.
Sebelumnya, Managing Director Stakeholders Management & Communications Danantara, Rohan Hafas, mengatakan berdasarkan hasil due diligence dan evaluasi yang dilakukan, Danantara menemukan berbagai persoalan keuangan dan tata kelola yang telah terakumulasi selama bertahun-tahun.
Selain itu, terdapat laporan dan indikasi dugaan penyimpangan, termasuk dugaan rekayasa keuangan, yang saat ini sedang ditindaklanjuti melalui proses audit dan investigasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
(Feby Novalius)