Ekonomi RI Kuartal II-2026 Tertekan, Diprediksi Hanya Tumbuh 4,8–4,9 Persen

Rohman Wibowo, Jurnalis
Senin 03 Agustus 2026 08:07 WIB
Pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi berada di kisaran 4,8–4,9 persen pada kuartal II-2026. (Foto: Okezone.com/Freepik)
Share :

JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi berada di kisaran 4,8–4,9 persen pada kuartal II-2026. Sementara itu, sepanjang 2026 pertumbuhan ekonomi diperkirakan hanya mampu mencapai 4,9–5,1 persen.

Proyeksi tersebut berada cukup jauh di bawah ekspektasi target pertumbuhan pemerintah akibat besarnya hambatan dari eskalasi konflik geopolitik global serta tingginya ketidakpastian manajemen kebijakan domestik.

Memasuki paruh pertama 2026, kondisi perekonomian domestik dihadapkan pada situasi yang jauh lebih menantang dibandingkan periode serupa pada tahun lalu. Kendati tekanan tarif resiprokal Amerika Serikat sempat mereda pada triwulan I-2026, lonjakan harga energi akibat konflik militer di Timur Tengah langsung menghantam biaya produksi dunia usaha nasional.

Direktur Eksekutif CORE Indonesia, M. Faisal, menegaskan bahwa laju perekonomian nasional pada paruh pertama tahun ini menghadapi rintangan yang jauh lebih berat dibandingkan periode serupa tahun lalu. Menurutnya, kombinasi gejolak eksternal dan dinamika internal akan terus menahan laju ekspansi ekonomi hingga penghujung 2026.

"Kami memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II-2026 mencapai 4,8–4,9 persen dan secara keseluruhan sepanjang 2026 berada di kisaran 4,9–5,1 persen. Dua angka prediksi ini berada jauh di bawah ekspektasi pertumbuhan ekonomi pemerintah, seiring masih banyaknya kerentanan yang berpotensi mengganggu stabilitas pertumbuhan hingga semester II," kata M. Faisal dalam analisisnya, dikutip Minggu (2/8/2026).

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya